adalahteknik spektrometri ultra violet dan sinar tampak. Metode ini lebih sensitif dari metode konvensional dimana sampel dalam jumlah keciI (ppm) sudah dapat terdeteksi. Modul ini merupakan kelanjutan dari modul analitik I dan II oleh karena itu Anda harus memahami betul konsep-konsep dalam kimia analitik I dan II
e Sistem Pencahayaan Tidak Langsung (indirect lighting) Pada sistem ini 90-100% cahaya diarahkan ke langit-langit dan dinding bagian atas, kemudian dipantulkan untuk menerangi seluruh ruangan. Seluruh langit-langit dapat menjadi sumber cahaya, sehingga perlu diberikan perhatian dan pemeliharaan yang baik.
AlatUkur Jumlah Zat. Alat ukur lainnya datang dari pengukuran jumlah zat, dimana alat ini digunakan untuk mengukur zat yang ada di sebuah benda cair. Misalnya saja tingkat keasaman air, PH air, oksigen air, dan lain sebagainya.
Seseorangbermaksud mengetahui massa jenis zat. Menggunakan bantuan alat ukur panjang dan neraca ia memperoleh data volume zat tersebut (20,50 ± 0,25) cm 3 dan massanya (125,80 ± 0,05) gram. Pelaporan hasil pengukuran massa jenis zat tersebut berikut ketidakpastiannya yang tepat adalah. A. (6,137 ± 1,25%) g/cm 3 atau (6,137 ± 0,077) g/cm 3
AnalisisSpektroskopi didasarkan pada interaksi radiasi dengan spesies kimia. Berprinsip pada penggunaan cahaya/tenaga magnet atau listrik untuk mempengaruhi senyawa kimia sehingga menimbulkan tanggapan.Tanggapan tersebut dapat diukur untuk menetukan jumlah atau jenis senyawa. Cara interaksi dengan suatu sampel dapat dengan absorpsi, pemendaran
DasarTeori Salah satu proses kehidupan pada tanaman adalah fotosintesis yang merupakan proses kimia untuk menghasilkan energi, dimana karbon dioksida (CO2) dan air (H2O) diubah menjadi karbohidrat dengan bantuan energi cahaya. Fotosintesis merupakan cara fiksasi karbon karena karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai
9Xyu.
alat ukur jumlah zat dan intensitas cahaya